Berita

Selasa, 09 September 2008 03:59

Sheva Sudah Habis?

Sheva Sudah Habis?Barisan pertahanan mana yang tak gentar menghadapi seorang Andrei Shevchenko?

Striker ulung asal Ukraina ini merajai Italia di tahun 1999-2006, mengemas 173 gol bersama AC Milan dari 295 kali penampilan. Gelar Scudetto dan Liga Champions telah diraihnya. Dua kali dia merebut Capocannonieri (top skorer) dan puncaknya Sheva dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa (Ballon d’Or) 2004.

Merasa sudah waktunya untuk mencari tantangan baru, Sheva pun setuju pindah ke Chelsea 2006 lalu, semasa The Blues dilatih Jose Mourinho. Walaupun saat itu usianya sudah hampir 30 tahun, tak ada yang menyangka Sheva akan gagal berprestasi di Inggris.

Gaya permainan Jose Mourinho terbukti tidak cocok dengan Sheva. Mourinho sangat suka sepakbola efisien dan cepat dengan formasi andalan 4-3-3, mengoptimalkan peran tiga gelandang dengan mobilitas tinggi dan dua winger yang gesit. Didier Drogba yang mengisi posisi penyerang tengah saat itu tak tergantikan sehingga Sheva mau tidak mau ditempatkan sebagai winger, bukan posisi yang natural baginya.

Cedera yang terus menimpanya juga membuat kondisinya makin buruk. Alhasil, Sheva hanya mampu mengemas total 22 gol dari 75 kali penampilan. Sebenarnya bukan prestasi yang buruk, tetapi tak sesuai dengan kocek yang dirogoh Chelsea senilai £30 juta.

Musim panas ini Shevchenko memutuskan pulang ke Milan. Mencari prestasi lagi atau sekedar nostalgia?

Fans Rossoneri sendiri tak satu suara menanggapi transfer ini. Banyak yang memuja-muja Shevchenko bak dewa, tak sedikit juga yang stres karena merasa di usia 32 tahun Sheva tak akan bisa berkontribusi dan hanya akan menambah daftar pemain "tua" di skuad Carlo Ancelotti.

Tak mudah untuk bisa mengembalikan performa yang hilang di usia 32 tahun, apalagi ketika cedera masih sering melanda. Kecepatan Sheva sudah tak seperti dulu lagi. Ketajaman finishing-nya pun sudah mulai melempem. Terlihat dalam laga pembuka versus Bologna, Sheva sering tak mampu mengejar umpan-umpan tajam dari Ronaldinho dan gagal menyelesaikan beberapa peluang emas.

Persaingan dengan striker-striker muda macam Alexandre Pato dan Marco Boriello serta veteran Filippo Inzaghi juga berat. Pelatih Ancelotti tampaknya masih mempercayai mantan pemakai nomor 7 ini. Kecuali Sheva segera membayar kepercayaan itu dan meningkatkan performanya, kepercayaan Ancelotti bisa pudar.

Sepertinya karir salah satu striker termaut Eropa sudah hampir habis. Pensiun di klub yang membesarkan namanya dan menghargai prestasinya memang pilihan yang tepat.[Goal]

Beri Komentar

 Nama

ImgVer

Jadwal Pertandingan
Persahabatan
RCTI 08/09 Rabu 04:00 Argentina vs Spanyol

Pra Piala Eropa 2012
tvone 08/09 Rabu 01:01 Belanda vs Finlandia
Indovision 08/09 Rabu 01:30 Kroasia vs Yunani
RCTI 08/09 Rabu 01:30 Swiss vs Inggris
Hasil Pertandingan
Kabar Liga
www.mscbo.com
 
Berita
CLOSE
www.12bet.com