Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo sudah terikat dengan Real Madrid sebelum pindah musim lalu. Ronaldo juga pernah menolak tawaran pindah ke Barcelona dan Inter Milan.
Ronaldo pindah ke Madrid awal tahun ini dengan harga 93 juta euro atau lebih dari Rp 1,3 miliar. Namun, Calderon mengakui bahwa kesepakatan itu sudah terjadi pada bulan Desember. Waktu itu Calderon masih menjadi presiden klub.
"Cristiano sudah sepakat dengan Manchester United pada 8 Desember 2008 untuk datang ke Real Madrid," kata Calderon kepada Eurosport.
"Tidak negosiasi soal itu, penandatanganan sudah disepakati. Ronaldo, dengan niat setia dan ingin ke Madrid, menyepakati klausa yang berdampak pada penalti finansial sebesar 30 juta euro," ungkapnya.
Calderon menegaskan, meski ada kesepakatan antara Madrid dan MU, ada klub lain yang mencoba mengganggu transfer itu yakni Barcelona dan Inter Milan. Situasi itu mempersulit transfer karena MU masih belum sepenuhnya menerima jika pemain bertalenta seperti Ronaldo pindah ke saingan mereka.
"Namun, kemudian Barcelona dan Inter Milan mencoba menggaetnya juga. Itu situasi sulit karena bagi United, (transfer) itu akan menyelesaikan masalah," lanjut Calderon.
"Seperti diketahui, (Pelatih MU) Alex Ferguson bukan teman Real Madrid, tidak melihat Madrid sebagai cahaya yang baik karena mereka adalah rival, dalam jumlah trofi dan kompetisi Eropa," sambungnya.
"Jika dia (Ronaldo) ke Barcelona, itu sangat baik karena hal tersebut menyelesaikan masalah mereka dan menjauhkan pemain hebat dari Real Madrid. Namun, Anda harus mengatakan bahwa pemain tetap bersikukuh dan memilih tidak ke klub lain selain Real Madrid. Dia menolaknya dan itulah yang sebenarnya," pungkas Calderon.[KC]
Ronaldo pindah ke Madrid awal tahun ini dengan harga 93 juta euro atau lebih dari Rp 1,3 miliar. Namun, Calderon mengakui bahwa kesepakatan itu sudah terjadi pada bulan Desember. Waktu itu Calderon masih menjadi presiden klub.
"Cristiano sudah sepakat dengan Manchester United pada 8 Desember 2008 untuk datang ke Real Madrid," kata Calderon kepada Eurosport.
"Tidak negosiasi soal itu, penandatanganan sudah disepakati. Ronaldo, dengan niat setia dan ingin ke Madrid, menyepakati klausa yang berdampak pada penalti finansial sebesar 30 juta euro," ungkapnya.
Calderon menegaskan, meski ada kesepakatan antara Madrid dan MU, ada klub lain yang mencoba mengganggu transfer itu yakni Barcelona dan Inter Milan. Situasi itu mempersulit transfer karena MU masih belum sepenuhnya menerima jika pemain bertalenta seperti Ronaldo pindah ke saingan mereka.
"Namun, kemudian Barcelona dan Inter Milan mencoba menggaetnya juga. Itu situasi sulit karena bagi United, (transfer) itu akan menyelesaikan masalah," lanjut Calderon.
"Seperti diketahui, (Pelatih MU) Alex Ferguson bukan teman Real Madrid, tidak melihat Madrid sebagai cahaya yang baik karena mereka adalah rival, dalam jumlah trofi dan kompetisi Eropa," sambungnya.
"Jika dia (Ronaldo) ke Barcelona, itu sangat baik karena hal tersebut menyelesaikan masalah mereka dan menjauhkan pemain hebat dari Real Madrid. Namun, Anda harus mengatakan bahwa pemain tetap bersikukuh dan memilih tidak ke klub lain selain Real Madrid. Dia menolaknya dan itulah yang sebenarnya," pungkas Calderon.[KC]
Topik Terkait
» Mourinho: Inter Tak Bermental Eropa» Dusta di Balik Transfer Van der Vaart
» Mourinho Perhitungkan Milan
» Mourinho: Ronaldo Tak Suka Diving
» Mou: Oezil dan Khedira Susah Beradaptasi
» Mou Bukan Harry Potter
» Mourinho: Madrid Buruk dan Mengecewakan
» Casillas: Bolanya Enggak Mau Masuk
» Madrid Ditahan Mallorca
» CR7: Dengan Mourinho, Kami Percaya





