Ambisi Arsenal untuk membuka lebar-lebar persaingan di papan atas klasemen Liga Premier hancur berantakan. Bertandang ke Stamford Bridge, Minggu (7/2), The Gunners harus mengakui kesolidan dan efisiennya permainan tuan rumah Chelsea. Publik pun menunjuk kekalahan 0-2 yang dialami anak-anak asuhan Arsene Wenger memupus peluang Arsenal untuk meraih gelar premiership kali pertama dalam lima tahun terakhir.
Pasalnya, dengan tersisa 13 pertandingan, The Gunners tertinggal sembilan poin. Alhasil, khalayak ramai menilai persaingan merebut gelar juara tinggal terjadi antara Chelsea dan Manchester United yang jaraknya hanya terbentang dua angka.
Namun, lain halnya dengan pandangan Carlo Ancelotti. Merujuk kebangkitan Francesc Fabregas dkk yang mampu memupus jarak 11 angka seusai dikalahkan Chelsea di Emirates Stadium, November lalu, membuat Ancelotti tak mau gegabah dan bersikap waspada.
“Memang, sangat sulit bagi Arsenal untuk kembali memuncaki klasemen. Tapi, mereka tetap mempunyai kesempatan untuk itu. Pasalnya, mereka sejatinya adalah klub yang sangat baik. Peluang mereka tergantung dari (naik-turunnya) penampilan United (MU) dan Chelsea. Jadi, saya tidak bisa mengatakan jika kini persaingan tinggal terjadi antara dua tim. Belum saatnya itu terjadi,” aku Ancelotti serpeti yang dikutip Reuters.
Di lain pihak, Wenger mengamini opini Ancelotti. Meski demikian, Wenger yang bakal melakoni big-match ketiganya dalam tiga pekan berturut-turut, menjamu Liverpool di Emirates Stadum, Rabu (10/2) lusa, berjanji anak-anak asuhannya belum mengibarkan bendera putih.
”Saya rasa kami tidak berada dalam posisi yang menguntungkan. Tapi, kami tidak menyerah. Kami tidak beruntung bermain melawan MU, Chelsea, dan Liverpool secara beruntun. Implikasi psikologis dari setiap laga tersebut sangat besar. Itulah ketidakberuntungan yang kami rasakan. Kini, sangat vital artinya bagi kami untuk mengalahkan Liverpool,” tandas Wenger.[LB]
Pasalnya, dengan tersisa 13 pertandingan, The Gunners tertinggal sembilan poin. Alhasil, khalayak ramai menilai persaingan merebut gelar juara tinggal terjadi antara Chelsea dan Manchester United yang jaraknya hanya terbentang dua angka.
Namun, lain halnya dengan pandangan Carlo Ancelotti. Merujuk kebangkitan Francesc Fabregas dkk yang mampu memupus jarak 11 angka seusai dikalahkan Chelsea di Emirates Stadium, November lalu, membuat Ancelotti tak mau gegabah dan bersikap waspada.
“Memang, sangat sulit bagi Arsenal untuk kembali memuncaki klasemen. Tapi, mereka tetap mempunyai kesempatan untuk itu. Pasalnya, mereka sejatinya adalah klub yang sangat baik. Peluang mereka tergantung dari (naik-turunnya) penampilan United (MU) dan Chelsea. Jadi, saya tidak bisa mengatakan jika kini persaingan tinggal terjadi antara dua tim. Belum saatnya itu terjadi,” aku Ancelotti serpeti yang dikutip Reuters.
Di lain pihak, Wenger mengamini opini Ancelotti. Meski demikian, Wenger yang bakal melakoni big-match ketiganya dalam tiga pekan berturut-turut, menjamu Liverpool di Emirates Stadum, Rabu (10/2) lusa, berjanji anak-anak asuhannya belum mengibarkan bendera putih.
”Saya rasa kami tidak berada dalam posisi yang menguntungkan. Tapi, kami tidak menyerah. Kami tidak beruntung bermain melawan MU, Chelsea, dan Liverpool secara beruntun. Implikasi psikologis dari setiap laga tersebut sangat besar. Itulah ketidakberuntungan yang kami rasakan. Kini, sangat vital artinya bagi kami untuk mengalahkan Liverpool,” tandas Wenger.[LB]
Topik Terkait
» Zhirkov Tidak Kerasan di Chelsea» Lampard Merasa Beruntung di Chelsea
» Waktunya Chelsea Angkat Champions
» Anelka: Kami Ingin Menang Terus
» Ancelotti: Chelsea Tak Bagus
» Chelsea Masih Dominan
» Ancelotti: Pembelian Pemain Sudah Tuntas
» Obi Mikel Ingin Lanjutkan Awal baik
» Chelsea Pertimbangkan Rekrut Chu-Young
» Ancelotti Enggan Lepas Drogba





